Oleh: Muhammad Aufal Fresky
Hidup itu dinamis. Pun demikian dengan
perjalanan manusia. Semua pastinya selalu berubah. Waktu kian berlalu dan zaman
senantiasa berubah. Perputaran masa tanpa terasa semakin cepat. Meninggalkan
banyak hal di masa yang telah berlalu. Era telah berganti dengan kecanggihan
teknologi yang semakin massif. Manusia sejatinya bukan hanya konsumen dari
teknologi. Tetapi produsen bahkan kreator dari berkembangnya teknologi.
Kita
bisa melihat banyak hal yang telah berubah dari sekian puluhan tahun silam.
Semisal tersedianya sarana komunikasi, transportasi yang kian modern, jaringan
internet yang semakin mengglobal dan lain sebagainya. Hal itu adalah salah satu
bukti bahwa manusia bisa berkembang dengan kehidupannya. Semua itu karena
manusia berposes dan berpikir. Manusia tidak statis dalam menjalani kehidupan.
Sebagian manusia menjalinya kehidupan dengan selalu bersentuhan dengan dunia
ilmu dan pengetahuan.
Sebagian
dari mereka giat melakukan penelitian dan eksperimen. Maka dari itulah tak
heran jika banyak manusia yang menjadi seorang ilmuwan. Dari tangan merekalah
lahirlah banyak penemuan di berbagai bidang. Ada yang berhasil menemukan
telepon, tv, radio, komputer, sepeda motor, dan sebagainy. Semua berawal dari
rasa penasaran dan keingintahuan manusia
terkait segala hal. Tentunya semua itu disebabkan oleh kemauan sang penemu
untuk berproses. Mereka tak kenal lelah dalam menemukan suatu hal yang
bermanfaat dalam kehidupan manusia. Meskipun harus melalui ribuan kali
percobaan dan eksperimen, mereka tetap semangat dan pantang menyerh. Bisa
dibayangkan, Thomas Alfa Edison berhasil menemukan bohlam dengan melalui ribuan
kali kegagalan dalam percobaannya. Tetapi Edison tetap berpikiran positif, dia
menganggap hal itu bukan sebuah kegagalan. Dia beranggapan telah berhasil menemukan
ribuan cara untuk tidak menghidupan sebuah lampu bohlam.
Intinya
banyak penemuan hebat di dunia ini dikarenakan sang penemu tidak pernah
berhenti untuk berproses. Hal tersebut merupakan sebuah contoh bagi kita
generasi muda dalam menjalani kehidupan ini. Yaitu agar senantias berproses dan
pantang menyerah dalam mengejar cita-cita kita. Jangan sampai kita menyerah
dengan keadaan. Karena kesuksesan seseorang akan bergantung seberapa gigih dia
berusaha. Segala proses kehidupan mesti kita lalui. Terutama dalam mencari
ilmu. Kita harus tabah dalam berposes sebagai seorang penuntut ilmu. Karena
dalam belajar juga diperlukan kesabaran, proses, serta waktu yang lama.
Kita
harus senantiasa memanfaatkan setiap momentum yang ada untuk berproses menjadi
manuaia yang lebih baik lagi. Entah dari segi intelektual, emosional, maupun
spritual. Nikmatilah setiap proses yang akan menghantarkan kita menuju tangga
kesuksesan. Karena perjalanan kita masih panjang. Jalan yang akan kita tuju
akan dipenuhi dengan banyak tantangan dan rintangan. Maka oleh karena itu,
anggap saja hal tersebut sebagai sebuah proses dalam menjadian diri kita
pribadi yang lebih bijak dalam menjalni hidup. Terakhir pesan saya adalah,”Teruslah berproses.”
Surabaya,
13 November 2015
21.43
WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar