Oleh: Muhammad Aufal F
Surabaya
adalah salah satu kota metroplis yang ada di Jawa Timur. Selain sebagai pusat
industri dan perdagangan, kota tersebut menjadi tujuan utama para pelajar yang
ada di daerah Jawa Timur atau daerah lainnya untuk menimba ilmu. Artinya,
Surabaya menjadi pusat pendidikan di Jawa Timur, selain kota Malang yang juga
banyak universitas di dalamnya. Salah satu universitas yang terkenal di
Surabaya yaitu, Universitas Airlangga atau yang biasa di singkat Unair.
Baru-baru ini sedang berlangsung pemilihan rektor di perguruan tinggi tersebut.
Artinya segenap warga unair berharap nantinya mendapatkan pimpinan baru yang
mumpuni untuk membangun unair. Saya pribadi berharap, saat kepemimpinan di
Unair telah berubah, maka berdampak terhadap perkembangan mahasiswa unair yang
semakin maju. Selain itu, saya sebagai mahasiswa unair juga menantikan gebrakan
universitas Airlangga dalam memberikan kontribusi yang nyata bagi bangsa dan
negara.
Jika
Jokowi mempunyai slogan yang bernama `Reveousi Mental`, maka begitu juga dengan
calon rektor baru nantinya, saya juga berharap ada juga yang namanya `Revolusi
Kampus`. Alasan saya mengungkapkan hal tersebut yaitu mengamati kondisi
sebagaian mahasiswa yang hanya fokus pada dunia akademisnya, namun apatis
terhadap lingkungan sosial dan serta enggan untuk terlibat aktif di dunia
organisasi mahasiswa, baik itu organisasi internal maupun eksternal. Oleh
karenanya pimpinan Unair (rektor) mempunyai
tanggung jawab untuk mengubah mindset dan cara berfikir sebagaian mahasiswa
yang seperti itu. Jangan hanya sebatas wacana, namun juga direalisasikan
melalui hal yang kongkrit seperti dalam sebuah kebijakan atau aturan baru. Saya
rasa unair perlu berbenah, dan semua berharap kepada rektor baru yang akan
terpilih nanti.
Tentunya
saya sebagai mahasiswa mempunyai ekspektasi yang tinggi dengan adanya
pergantian kepemimpinan pejabat rektor di lingkungan kampus. Karena semua pasti
berharap dengan adanya pemimpin yang baru maka bisa mengubah wajah kampus
menjadi lebih baik lagi. Baik dalam artian mempunyai kontribusi terhadap
pengembangan akal, jiwa dan karakter mahasiswa, serta berkontribusi terhadap
kehidupan masyarakat secara luas.
Sudah
saya sering mendengar apa yang namanya tri dharma perguruan tinggi, yaitu
terkait pendidikan, penelitian dan pengabdian. Saya rasa tri dharma perguruan
tinggi sudah dijalankan dengan cukup baik, namun ada beberapa koreksi yang
perlu diperhatikan. Salah satunya yaitu terkait hubungan antara unair dan
masyarakat, serta hubungan unair dengan pemerintah. Saya rasa, selama saya
menjadi mahasiswa, belum menemukan suatu program dari unair yang tersususn
secara sistematis, terstruktur dan berkelanjutan, yang mana program tersebut
berhubungan dengan pengembangan masyarakat, utamanya masyarakat sekitar kampus.
Entah apa saya yang kekurangan informasi atau memang program tersebut tidak
ada. Mohon beritahukan saya jika memang unair ada program yang berkelanjutan
dan sistematis yang tujuannya untuk membangun masyarkat. Mungkin teman-teman
berfikir, bukankah KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang dijalankan oleh mahasiswa
merupakan bagian dari program universitas untuk mengembangkan masyarakat.
Memang benar, KKN adalah suatu cara unair untuk berhubungan langsung dengan
masyarakat, namun jika saya tinjau lebih jauh lagi, setiap proker yang
dijalankan dalam KKN tidak sistematis dan tidak pula berkelanjutan. Saya rasa
setiap kampus juga seperti itu, karena saya pribadi juga pernah menjalankan
KKN. Lagipula yang menjalankan KKN adalah mahasiswa. Padahal yang saya maksud
pengembangan masyarakat di sini yaitu melibatkan pihak intelektual kampus
seperti dosen, dekan dan sebagainya.
Selain
itu, terkait dengan hubungan pihak unair dengan pemerintah. Saya rasa masih
perlu dikembangka lebih lanjut lagi. Bagaimanapun juga, kampus adalah sebagai
pusat keilmuan dan penelitian. Maka dari itulah besar harapan saya kepada pihak
unair untuk mengintensifkan dan mempererat hubungan dengan pemerintah. Dengan
artian harus ada interaksi yang membawa manfaat bagi keduanya. Intinya adalah,
pihak kampus memberikan hasil riset dan penelitian terkait segala hal, dan hal
itu akan menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk menetapkan suatu
kebijakan. Sehingga hubungan diantara pemerintah dan pihak kampus akan membawa
manfaat bagi masyarakat luas, utamanya bagi kemajuan bangsa dan negara. Selama
ini saya jarang, bahkan mungkin tidak pernah melihat hubungan yang seperti itu.
Keduanya seakan akan bekerja dalam dua dunia yang berbeda, pihak kampus fokus
di dunia akademik, pihak pemerintah juga fokus di dunia pemerintahan.
Oleh
sebab itulah maka diharapkan unair memberikan gebrakan dan terobosan baru dalam
menyikapi realitas kekinian ada. Ini juga sebagai suatu kontibusi nyata bagi
bangsa. Apalagi ditambah dengan tantangan global menghadapi perkembangan dunia.
Ini semacam tantangan yang kompleks untuk diselesaikan bersama. Utamanya
pejabat atau elit kampus yang nantinya mendapatkan amanah untuk membenahi
unair. Akhirnya sebagai mahasiwa, saya doakan agar Universitas Airlangga
semakin kontributif untuk kebaikan bangsa dan negara. Sekian Terimakasih.
Penulis : Muhammad Aufal Fresky ( Mahasiswa
S1 Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Airlangga)
Surabaya, 4 Mei 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar