Masyarakat
Indonesia sedang dalam tahapan melupakan masa lampau sejarah bangsanya. Padahal
masa yang lampau mengajarkan banyak hal, memberikan hikmah dalam perjalanan
hidup manusia. Salah satu fokus
penulis di sini adalah pemuda Indonesia yang kian tenggelam dalam dinamika arus
pertukaran budaya antar bangsa.
Sebabnya sejak beberapa tahun
lalu perkembangan teknologi dan transportasi telah mengatasi keterbatasan jarak
dan waktu. Pemuda Indonesia adalah komponen bangsa yang perlu dirawat dan
ditata sebaik mungkin sebagai penerus kepemimpinan bangsa ini. Banyak hal yang
harus diperhatikan dalam perkembangan pemuda Indonesia saat ini, salah satunya
adalah mengenai perkembangan intelektual dan emosionalnya. Perkembangan pemuda Indonesia
harus diperhatikan dari segala sisi, baik spiritual, jiwa dan karakter. Arah yang dituju kali ini
adalah bagaimana kita membangun kesadaran terhadap pentingnya rasa cinta tanah
air serta nasionalisme yang pada akhirnya akan membentuk karakter pemuda
Indonesia itu. Salah satu solusi yang bisa ditawarkan adalah dengan membangun
rumah kebangsaan bagi kalangan pemuda
Indonesia.
Rumah kebangsaaan
adalah suatu tempat yang harus disediakan oleh pemerintah sebagai wadah serta sarana bagi pemuda Indonesia untuk mengenal sekaligus
memahami seluk beluk bangsa ini dari
segi sejarah maupun semacamya. Jadi rumah kebangsaan
semacam lembaga pendidikan non formal yang berfungsi
mengenalkan serta
mengajarkan kepada peserta didik terkait pendidikan kebangsaan. Rumah kebangsaan di sini adalah suatu
istilah untuk sebuah tempat yang menjadi kawah candradimuka bagi pemuda
Indonesia yang aktif di dalamnya. Rumah kebangsaan bertujuan untuk
membangun karakter, menata kepribadian, serta membangun jiwa nasioalisme dan
patriotisme di kalangan pemuda Indonesia. Kita harus mengerti bahwa rumah kebangsaan tidak hanya berfungsi
mengembangkan intelektual peserta didik seperti pada lembaga lainnya, lebih
dari itu adalah mencetak calon pememimpin bangsa untuk masa depan. Membangun
rumah kebangsaan bukan hal yang mudah,
karena diperlukan motivasi, semangat dan kemauan bagi semua pihak terutama
pemerintah sebagai pemegang mandat kedaulatan rakyat. Lantas hal apa saja yang
perlu diperhatikan terkait konsep pembangunan rumah kebangsaan tersebut ?
Hal yang patut kiranya untuk diperhatikan
diantaranya yaitu masalah desain dan
bagaimana caranya mendesain rumah bangsa
itu sendiri agar sesuai dengan
tujuannya. Masalah desain alangkah lebih idealnya jika pemerintah pusat maupun
daerah melakukan musyawarah dalam memutuskan hal tersebut, dan harus pula
disertakan masyarakat dalam memberikan aspirasinya. Terkait mendesain, berarti
semacam membangun dengan gambaran terbaik terkait rumah bangsa tersebut.
Pemerintah bertugas untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, karena hal ini berkaitan dengan hasil
yang akan diraih bangsa Indonesia
dalam jangka panjang. Hasil tersebut berupa tertatanya karakter pemuda
Indonesia. Hal yang perlu dipersiapkan yaitu berupa gambaran besar mengenai
rumah kebangsaan, anggaran untuk
membangunnya, tenaga pendidik, regulasi terkait rumah bangsa, dan lain
sebagainya. Hal yang terpenting adalah kemauan serta motivasi semua pihak dalam
mendorong pemerintah untuk membangun rumah kebangsaan terkait perkembangan
pemuda Indonesia yang kian labil.
Salah satu aktivitas rumah kebangsaan yaitu
pengenalan dan pemahaman kepada peserta didik mengenai sejarah bangsa, misalnya
terkait pergerakan nasional, Sumpah Pemuda, Proklamasi RI, masa revolusi
Indonesia dan sebagainya. Hal lainnya yang perlu disampaikan dalam proses
pendidikan di rumah kebangsaan yaitu terkait sejarah
tokoh bangsa dan nilai-nilai yang bisa diambil. Jadi proses di dalamnya adalah
mendidik jiwa dan ruh pemuda Indonesia agar menjadi ksatria bangsa. Ada proses
pencerahan di dalamnya terkait dinamika pemuda Indonesia saat ini yang kian
pragmatis. Pendidik yang ada di dalamnya hanya sebagai fasilisator bagi
pengembangan watak dan jiwa kepemimpinan pemuda itu sendiri. Pemuda yang
terlibat di dalamnya harus aktif dalam menanamkan rasa cinta tanah air dan
membentuk jiwa patriotismenya. Pahlawan masa
lampau harus diperkenalkan kepada peserta
didik, baik dari perjalanan pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan ataupun
sikap yang bisa diambil
dari budi luhur pahlawan tersebut. Salah satu pahlawan yang bisa dijadikan panutan dalam
proses pendidikan di rumah kebangsaan yaitu Bung Karno, Bung
Hatta, Tan Malaka, Sjahrir dan lain sebagainya.
Jadi kata kuncinya adalah sejarah, dan pendidikan karakter yang patut menjadi landasan
berdirinya rumah kebangsaan tersebut. Dalam mengawalinya pasti ada hambatan dan
tantangan yang harus dihadapi, misalnya mengeai kordinasi antara pihak terkait
seperti pemerintah daerah dan pendidik yang akan ditugaskan dalam mengemban tugas
tersebut. Tantangan lainnya yaitu rendahnya minat kawula muda dalam mengikuti
aktivitas rumah kebangsaan, dan masih banyak tantangan lainnya. Tantangan itu
harus dihadapi oleh setiap pihak, bukan hanya pemerintah saja. Tak luput juga
peran pers, terutama media massa khususnya media elektronik dan media cetak
untuk mempropagandakan sekaligus menginformasikan kepada khalayak umum terkait
konsep rumah kebangsaan yang akan digagas oleh pemerintah dan pihak yang
terkait.
Sehingga dengan adanya rumah kebangsaan diharapkan akan timbul kesadaran di kalangan
muda Indonesia untuk menjadi seorang patriot yang memperjuangkan kepentingan
bangsa dan negara .
By : Muhammad Aufal Fresky ( Mahasiswa S1 Program
Studi Ekonomi Pembangunan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar