Ada kalanya semua orang berfikir tentang apa yang harus dia lakukan di
masa yang akan datang. Merenungi akan kejadian sehari-hari, tentang
dunia, kehidupan, esensi hidup dan akhir dari semua ini. Sepertinya saya
ingin mengajak anda semua untuk pergi ke suatu rimba filsafat, yaitu
rimba dimana tidak ada batasan bagi kita untuk bertanya dan berfikir
kritis. Berfikir merupakan aktivitas yang membedakan manusia dengan
makhluk lainnya karena dengan berfikir manusia mampu untuk menjadikan
hidupnya lebih dinamis lagi. Pada dasarnya setiap kehidupan manusia
selalu mengalami perubahan dan kemajuan, dengan begitu terciptalah
kebudayaan. Sebagai makhluk yang rasional alangkah baiknya manusia
selalu mempertimbangkan segala macam perbuatan yang hendak dilakukannya,
apaka perbuatan tersebut membawa dampak positif atau sebaliknya membawa
manusia ke lembah kehinaan.
Dunia selalu berputar, waktu terus
mengalir, manusia selalu sibuk dengan segala macam aktivitasnya. Ada
kalanya manusia mengalami kebimbangan dalam batinnya, hal itu terjadi
manakala seorang manusia belum meneemukan suatu hakikat dari
keberadaannya di dunia. Menerut pandangan agama Tuhan menciptakan
manusia ke dunia ini untuk mengabdi dan menyembah kepadaNya.
Konsekuensinya adalah bahwa segala macam aktivitas kehidupan manusia di
dunia ini ditujukan hanya untuk mengabdikan diri kepadaNya. Jika kita
telusuri lebih lanjut sesungguhnya manusia adalah makhluk yang lemah dan
yang membuatnya kuat aalah atas kehendak Tuhan, buktinya detak jantung,
aliran darah ke paru-paru, kemampuan mata untuk melihat dan kemampuan
mata untuk mendengar adalah semua karena kehendak Allah SWT.
Sesungguhnya manusia yang mempunyai sifat angkuh dan sombonng adalah
manusia yang benar-benar lupa akan jati dirinya. Sebagai makhluk yang
lemah dan serba terbatas sudah sepatutnya manusia selalu sadar bahwa
keberadaan dirinya di dunia atas kehendak Allah SWT dan seharusnya dia
mensyukuri segala nikmatNya.
Upaya untuk bersyukur bukan hanya
mengucap alhamdulilah, lebih dari itu adalah suatu cara bersikap
seorang muslim baik berupa perkataan maupun perbuatan yang dilandasi
kesadaran dan keimanan untuk lebih meningkatkan takwa kepada Allah.
Jadi bersyukur bisa dilakukan dengan cara kita mendekatkan diri kepada
Allah dan selalu menebar kebaikan di muka bumi ini. Sesungguhnya nikmat
yang telah Allah berikan kepada manusia sangat banyak, bahkan karena
banyaknya manusia tak sanggup untuk menghiungnya. Salah satu contoh
kecilnya adalah keberadaan Udara (oksigen) di dunia yang mana manusia
tak dipungut biaya sepeserpun ketika menghirupnya, Tuhan menciptakan
untuk pernafasan makhluk di dunia ini terutama manusia, bayangkan dalam 5
menit saja kita tidak menghirup udara, maka yang akan terjadi
pernafasan kita akan teranggu. Contoh yang lainnya adalah keberadaan
matahari yang selalu menyinari bumi dan membantu manusia dalam melakukan
segala macam aktivitasnya, Tuhan menciptakan matahari yang selalu setia
tanpa memngut biaya dalam menyinari dunia, beda dengan PLN yang selalu
menagih pembayaran setiap bulan. Matahari juga membantu tumbuh-tumbuhan
dalam proses fotosintesi dan proses untuk mmelakukan pertumbuhan.
Selanjutnya adalah keberadaan air yang manfaatnya sangat banyak bagi
kehidupan manusia, salah satu fungsi air adalah membantu proses
pencernaan kita setelah makan, dan tubuh manusia membutuhkan air bagi
keberlangsungan aktivitas ogan dalam tubuhnya. Selain itu air mempunyai
peranan sebagai media yang berfungsi memantu proses pertumbuhan tanaman,
air juga merupakan alat yang digunakan sebagai sarana trasnportasi
seperti laut dan danau, selain itu air bisa digunakan sebagai media yang
membantu pekerjaan dan segala aktivitas kehidupan manusia seperti dalam
aktivitas mencuci pakaian atau mobil, air juga bisa berfungsi sebagai
media pembangkit listrik dan masih banyak lagi fungsi dan peranan dari
air yang tidak bisa saya uraikan semuanya di sini.
Selain yang
disebutkan di atas masih banyak nikmat Tuhan yang tak sanggup untuk kita
hitung. Mengabdi dengan penuh ketulusan adalah salah satu cara manusia
untuk mensyukuri segal nikmatnya, maksud dari mengabdi dengan tulus
adalah manusia mengabdi dan melakukan segala perintahnya murni hanya
mengaharap ridhanya bukan mengharap suatu hal yang lainnya. Bersyukur
bisa dilakukan dengan sering melakukan ibadah sunnah dan bersedekah
kepada kaum kepada orang yang tidak mampu. Selain itu bersyuku bisa
dikaukan dengan mengamalkan dan menyebarkan ilmu yang kita miliki
sebagai bentuk rasa terimaksih kita kepada Tuhan yang telah
menganugrahkan kepada kita akal yang cerdas, karena sesungguhnya ilmu
akan bermnfaat ketika diamalakan oleh sang pemiliknya, dan ilmu yang
tidak diamalakan ibarat pohon yang tdak berbuah.
Itulah salah
sedikit catatan tentang kehidupan manusia era sekarang yang sejauh yang
mulai melupakan hakikat keberadaan dirinya sehingga dia lupa untuk
bersyukur kepada penciptanya, semoga dengan selalu intropeksi diri dan
bersukur maka kita bisa menjadi hambanya yang selalu sadar akan hakikat
diri kita sehingga dengan begitu bisa meningkatkankan iman dan takwa
kita kepada Allah SWT, dengan bersyukur manusia bisa menghindarkan
dirinya untuk tidak terjebak akan kefanaan hidup di dunia sehingga
lalali dalam menjalankan perintahnya.
Jadi sepanjang perjalanan
hidup manusia mulai dari buaian sang bunda hingga kembali ke liang
lahat tidak pernah terlepas dari kasih sayang Tuhan, jadi manusia
dianjurkan untuk selalu ingat kepada penciptanya.
Semoga tulisan ini bisa menggugah jiwa kawan-kawan untuk menjadi muslim yang taat dan selalu mensyukuri nikmatnya.
“Semoga Bermanfaat”
Surabaya, 27 Mei 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar