Teringat
di saat kita bersama. Seakan kita ingin waktu terus mengikat kebersamaan itu.
Tiada hentinya kebahagiaan itu mengalir. Alami tanpa ada paksaan. Kau datang
saat jiwaku membutuhkan dekapan seoarang wanita. Kau hadir di waktu persaanku
begitu tak menentu. Kau sejukkan hidupku. Entahlah, perjumpaan itu memberi arti
mendalam dalam hidupku. Perjumpaan yang menjadi awal perkenenalan kita.
Kau
begitu menarik. Ku terjatuh dalam daya pikatmu. Kelembutan hati tercemin dalam
setia langkahmu. Kita saling mengagumi. Jarang sekali ku temui wanita sebaik
dirimu. Wanita yang memiliki wajah yang manis. Tetapi juga memilik kecantikan
hati. Selama ini, rasanya sulit sekali ku temui karakter wanita semacam itu.
Wanita datang dan pergi dalam hidupku. Kau berbeda dengan mereka.
Perjumpaan
itu menjadi awal mula kita mencoba saling mengenal. Hingga akhirnya ku putuskan
untuk menjadi salah satu orang terdekat dalam hidupmu. Telah kita lalui banyak
momentum. Tersenyum bersama, saling berbagi, dan menyayangi. Kau mengembalikan
semangat yang pernah meredup dalam hidupku. Semangtku kembali menyala.
Sekali
lagi, terimakasih pernah menjadi orang yang spesial dalam hidupku. Maafkan
segala kesalahan yang pernah ku perbuat. Bagiku kau adalah bidadari yang pernah
ada dalam kisah hidupku. Insyaah, akan ku ceritakan tentangmu dalam sebuah
sastra.
Surabaya,
23 November 2015
20.49
WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar