Oleh: Muhammad Aufal Fresky
Waktu terasa semakin
berlalu,
Tinggalkan cerita
tentang kita
Akan tiada lagi kini
tawamu
Tuk hapuskan sepi di hati
............................................
Lirik
lagu di atas adalah sebuah karya fenomenal dari sebuah grup band papan atas
Indonesia. Grup band tersebut bernama NOAH. Lagu tersebut diciptakan oleh Ariel, salah satu vokalis kharismatis
serta memilikil suara yang khas. Lagu Semua Tentang Kita dibuat ketika grup
band tersebut masih bernama Peterpan. Saya
ingin menggambarkan kepada pembaca bahwa sebuah lagu yang dibuat denggan
kesungguhan jiwa maka akan berdampak kepada pendengarnya yang tidak bosen untuk
mendengarkan lagu tersebut. Kekuatan lirik lagu yang begitu puitis, serta
iringan musik dan nada yang begitu memukau, akan menyihir setiap pendengarnya.
Apa
yang disampaikan dari hati, pasti diterima hati setiap manusia. Saya ingin
menafsirkan lirik lagu sesuai versi saya. Saya ingin menyampaikan kepada
pembaca terkait beberapa hal pokok yang ada di dalam lirik tersebut. Hal
pertama yang ingin saya jelaskan yaitu terkait hakikat waktu. Karena llirik
tersebut menggambarkan tentang waktu yang kita miliki. Berbicara mengenai waktu
maka tidak akan pernah luput dari sang pencipta waktu yaitu Allah SWT. Kita
sebagai makhkuk serba terbatas harus paham bahwa manusia adalah makhluk yang
memiliki keterbatasan waktu. Tidak ada yang abadi di dunia ini, kita hanya
menuggu kapan maut menjemput kita.
Sadarkah
kita bahwa kita semua pernah mengalami fase balita, kemudian bernajak menjadi
bocah, remaja, kemudian menjadi manusia yang sampai usia kita berada sekarang.
Semua manusia perlu mengerti bahwa masa yang telah berlalu tidak akan pernah
kembali lagi. Saya yakin kita semua mempunyai kisah dan cerita di masa yang
lampau. Entah cerita yang begitu menggemberikan jika kita kenang, atau cerita
yang sangat menyayat hati jika kita kenang itu. Saya rasa kisah kasih setiap
manusia memiliki rekam jejak yang berbeda. Warna yang telah kita lukis di masa
lalu hendaknya di jadikan pelajaran untuk mengarungi masa depan.
Masih
ingatkah kita dengan teman-teman waktu SD, SMP, dan SMA dulu. Bukankah mereka
pernah memberikan warna tersendiri dalam hidup kita. Apalagi bagi mereka yang
dulunya pernah mencintai seseorang dalam lingkuangan sekolahnya. Saya rasa
ingatan tersebut masih tertancap dalam benak mereka yang merasakan manisnya
bangku sekolahan. Teman datang dan pergi, usia semakin berkurang. Kita perlu
lebih bijak lagi dalam melangkah. Jangan pernah lupakan teman, sahabat, guru
dan mantan pacar yang pernah berada di lembaran kehidupan kita. Karena dari
mereka kita belajar banyak hal. Kekuatan waktu yang begitu dahsyat mungkin
telah membuat kita lalai bahwa tidak selamanya kita akan selalu bersama dengan
orang terdekat dan mereka yang selalu menyayangi kita. Bagi kalian yang masih
berstatus mahasiswa, sebentar lagi teman-teman kita akan berpisah dan memilliki
jalannya masing-masing, sementara kita di sini harus tegak berdiri dan belajar
lagi menjadi pribadi yang lebh dewasa.
Tulisan
ini bercerita Semua Tentang Kita, tentang
masa lalu yang begitu indah, tentang cerita indah dengan mantan pacar, atau
tentang ingatan masa putih abu-abu yang begitu menggelikan. Keceriaan dan
kegembiraan di masa lalu memang tidak
bisa kita ulang lagi, karena memang begitulah sifat waktu yang tidak bisa kita
putar. Sekali lagi saya ingin mengajak kita semua untuk melangkah dengan
semangat dan gairah baru. Maafkanlah orang di masa lalu yang mungkin pernah
menyakitkan kita, dari situlah kita bisa belajar menjadi pribadi yang lebih
arif.
Sekali
lagi tulisan ini masih berbicara tentang Kita.
Tentang tawa dan canda yang telah terlewati, atau tentang kebersamaan
dengan sosok sahabat dan mantan yang kini hanya
menjadi memori dalam ingatan. Jangan hapus ingatan tersebut, satu hal
yang bisa kita lakukan yaitu, mengambil hikmah dari semua yang pernah kita
lalui dan rasakan.
Lirik
lagu tersebut sebenarnya mendeskripsikan tentang kedalaman rasa cinta seseorang
terhadap kekasihnya, namun waktu telah membuktikan kekuatannya bahwa pada
akhirnya mereka berpisah, Di sisi lain
saya menfsirkan lirik lagu tersebut dari makna yang terkandung di dalamnya.
Bukan hanya bagaimana caranya kita menghargai seseorang dalam sebuah kenangan.
Lebih dari itu bagaimana kita selalu sadar bahwa waktu terus berlalu
meningalkan kita. Poinnya adalah hendaknya kita belajar menghargai waktu dan
memanfaatkan waktu untuk hal-hal baik, semisal beribadah kepada Allah dan
senantiasa menebar kebaikan kepada setiap orang.
Sampai
detik ini juga kita masih dianugerahi waktu oleh Tuhan. Maka dari itulah ambil
kesempatan ini untuk menjadi yang terbaik dan menciptakan kisah dan cerita yang
indah untuk dikenang. Tinggalkanlah jejak jejak positif dalam setiap langkah kita.
Karena kematian bisa datang kapanpun, dimanapun dan kepada siapapun. Kita harus
mengambil momentum ini untuk menebar kebajikan di muka bumi. Sekali lagi, ini Semua Tentang Kita yang hanya mampir
sebentar di dunia ini.
Surabaya
Kamis, 16 April 201
Penulis : Muhammad
Aufal Fresky ( Mahasiswa Airlangga)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar