Oleh: Muhammad Aufal Fresky
Manusia
adalah makhluk Tuhan yang dikarunai sejuta potensi. Salah satu potensi yang
dimliki manusia dan tidk dimilki oleh makhluk lainnya adalah berfikir. Berbeda
dengan hewan yang hanya mempunyai insting ataupun tumbuhan yang hanya tunduk
padahukum alam, manusia melebihi keduanya. Kemampuan berfikir inilah yang
menjadikan manusia sebgai makhluk pilihan dengan keungulan-keungulan yang telah
Tuhan karuniakan. Rentetan sejarah dan karya manusia terdahulu telah
membuktikan daya nalar dan logika berfikir manusia. Tak luput juga manusia
adalah kreator dari lahirnya berbagai bentuk perdaban cemerlang di muka bumi.
Kreativiitas dan inovasi yang dilakukan terkait dengan ilmu yang kian bertambah
dan budaya berfikir yang menjamur di kalangan
manusia. Adanya bangunan-bangunan peninggalan manusia zaman dulu hingga
bangunan pencakar langit saat ini telah merepresentasikan kekuatan fikir dan
imajinasi manusia. Siapa menyangka terbang di angkasa dari suatu negara ke
negara lain telah menjadi kenyataan manusia sekarang, padahal ratusan tahun
silam hanyalah sebuah imajinasi dan impian manusia. Siapa menyangka manusia
antar benua bisa berbeda berhubungan melalui alat yang bernama ponsel. Siapa
mengira manusia bisa menyaksikan tanyangan bergerak dan bersuara yang
menampilkan banyak kejadian dunia hanya bisa disaksikan di rumah masing-masing,
barang tersebut bernama televisi. Selain itu salah satu bentuk penemuan terbaik
manusia abad 21 adalah adanya komputer dan jaringan internet ang mana dengan
adanyya keduanya maka manusia bisa mendapatkan, mengolah serta mnyebarkan
informasi dengan sangat mudah.
Dari
paparan di atas bisa kita lihat bahwa hal-hal yang sebelumnya adalah suatu
impian atau khayalan, bisa diwujudkan dengan kemampuan berfikir dan logika
manusia. Selain kemampuan berfikir salah
satu hal yang patut ditekankan di sini
adalah kemampuan manusia untuk terus bermimpi dan berimajinsi. Manusia adalah
makhluk yang tidak hanya dilingkupi oleh hasrat biologis, lebih dari itu ada
unsur mental dan emosi yang menyertainya.
Maka dari itu terkadang manusia bersikap melankolis ketika gagal dalam
mencapai impiannya. Padahal yang perlu dilakaukan hanyalah bertahan dan pantang
menyerah dalam menikmati proses ang panjang.
Mimpi
tidak akan pernah menjadi kenyataan tanpa adanya dorongan dan semangat untuk
merealisasikan menjadi kenyataan.
Sejatinya manusia yang paling miskin bukanlah manusia yang tak ada
sepeserpun uang di kantongnya, manusia yang paling miskin adalah mereka yang
tak mempunyai impian. Uang dan harta bisa di dapatkan dengan mudah ketika
manusia berani untuk bermimpi besar, sebab yang mendorongnya untuk selalu
bekerja keras dan bergairah dalam menjalai hidup adalam mimpi dan impiannya
tersebut. Bagaimana mau merubah dunia dan menjadi pencetak sejarah jika
bermimpi saja tidak berani. Bagaimana mau memberikan sumbangsih kepada bangsa
dan negara jika untuk sekedar mempunyai impian saja tak mampu.
Anonim berkata, “ impian itu seperti lukisan
seorang pelukis besar, mimpi anda adalah lukisan dan dunia adalah kanvasnya,
percaya adalah kuas yang mengubah mimpi-mimpi anda menjadi mahakarya yang nyata”.
Sejalan dengan pernyataan tersebut, maka bisa saya sampaikan bahwa dengan
percaya bahwa kita bisa meraih mimpi itu, maka mimpi-mimpi kita bisa terwujud.
Hal yang perlu dilaksanakan hanyal terus berusaha dan berproses dengan tetap
memegang keyakinan terhadap mimpi itu. Mimpi mempunyai kekuatannya sendiri,
manusia bisa melakukan banyak hal yang dulunya dianggap suatu kemustahilan
menjadi kenyataan. Mimpi membuat hidup manusia bergairah dan bergelora. Mimpi
menjadikan manusia lebih hidup. Tanpa mimpi seseungguhnya jiwa manusia itu
mati. Karena pada dasarnya berkat mimpi manusia masih bisa merawat harapan
untuk masa depan.
Lupakan
saja penyesalan masa lalu terkait pembuangan waktu terkait aktivitas sia-sia
yang pernah kita lakukan di masa tersebut. Hal yang wajib dilakukan adalah
tegakkan badan, tatap masa depan, dan tetaplah menjadi seorang pemimpi. Harriet
Tubman menyatakan bahwa setiap mimpi besar dimulai dari seorang pemimpi, anda
memiliki kekuatan dalam diri anda, kesabaran, dan gairah untuk menggapai
bintang dan mengubah dunia. Oleh karenya berhentilah membuang waktu dan
mulailah menjalankan aktivitas yang mendekatkan kita terhadap semua mimpi kita.
Ingatlah
bahwa roda zaman terus berputar dan siapa-siapa yang lalai, maka dia kan
digilis dan diseret oleh zaman. Karena manusia memiliki keterbatasan waktu dan
fisik yang pada akhirnya akan membawanya pada penuaan sekaligus kematian.
Terkait hal tersebut bagi seorang pemimpi besar yang menyimpan sejuta harapan
dalam hidupnya, saya sarankan agar mengambil setiap momentum melakukan dan
menjadi yang terbaik, karena pada dasarnya hidup manusia hanyalah sekali, maka
buatlah berarti.
Catatlah
mimpi anda dalam sebuah buku catatan, karena suatu saat anda akan berterimaksih
pada catatan tersebut. Merangkai mimpi tidak cukup diangan-angan, namun perlu
dicatat dan diabadikan, karena nantinya akan menjadi sejarah bagi kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar