Di tengah orang-orang yang sibuk
beribadah,aku menyempatkan diri mengambil pena unruk menuliskan gagasanku, awalnya
terasa aneh, yang lain pada sibuk beribadah aku malah asik dengan duniaku
sendiri, tetapi aku yakin Tuhan tau maksudku menulis.
Aku ingin menyampaikan tentang
kematian. Kematian merupakan suatu peristiwa yang pasti terjadi kepada semua
insan di dunia ini, tiada peduli dari mana bangsanya, tiada peduli dari ras apa
dia berasal, tiada peduli setinggi apa status sosialnya yang namanya ajal/maut
pasti menjemput.
Oleh karena kematian/maut merupakan rahasia Tuhan dimana manusia tiada
mengetahui kapan terjadinya, maka banyak manusia di muka bumi ini terutama umat
Islam yang menganggap bahwa kematian itu hanya pada usia tua, padahal sejatinya
kematian tiada memandang usia. Ajal bisa menjemput kita kapanpun dan dimanapun
kita berada.
Sebagai umat muslim sudah selayaknya
kita mempersiapkan itu semua karena kita mempunyai suatu keyakinan bahwa saat
nanti Tuhan pasti menanyakan apa yang telah kita perbuat selama di dunia. Sudah
sepatutnya sebagai seorang muslim kita memperbanyak ibadah serta meningkatkan
iman dan takwa kita kepada Allah SWT, baik dengan beribadah secara mahdah
maupun ghairu mahdah. Kita harus yakin dan mengerti bahwa sahabat sejati kita
ketika kita mengalami suatu kematian adalah bukan mobil, rumah mewah, perhiasan
atau segala macam atribut dunia, melainkan hanya satu sahabat sejati kita yaitu
amal kita selama dunia.
Sebelum ajal menjemput maka kita
sebaiknya berbenah diri dan intropeksi diri. Ingat lagunya Opick “Bila
waktu telah berakhir teman sejati hanyalah amal....Bila waktu telah terhenti
teman sejati tinggalah sepi......”.
Semoga bermanfaat kawan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar