Selasa, 14 Februari 2023

Meyakini Kekuatan Imajinasi



Saat ini, saya sedang menikmati secangkir kopi Vietnam Drip ditambah sebatang rokok Surya Gudang Garam. Kendati demikian, saya pikir tak boleh waktu berlalu begitu saja. Mesti ada ide yang dituliskan. Diabadikan menjadi sebuah karangan yang bernilai. Sebab, saya tak ingin nongkrong hanya sekadar nongkrong.  Menyia-nyiakan nikmat waktu luang dan kesehatan yang Allah anugerahkan untuk saya.


Baiklah, saya ingin sedikit mengulas tentang bagaimana kekuatan imajinasi. Istilah kerennya 'The Power of imagination'. Kata Einstein, ilmuwan terkemuka asal Jerman, imajinasi melebihi ilmu pengetahuan. Sebab, imajinasi jangkauannya tidak terbatas. Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berimajinasi. Di dalam imajinasi tersebut, kita bisa berpikir besar tentang sesuatu yang mungkin bagi orang secara umum dianggap suatu kemustahilan. Bahkan, jika kita menceritakan tentang imajinasi kita kepada orang-orang terdekat, tak sedikit yang meremehkan, atau menertawakannya. 


Percayalah dan yakinilah, imajinasi kita tersebut mampu menggerakkan setiap langkah-langkah kita. Imajinasi menumbuhkan harapan. Harapan akan menumbuhkan optimisme. Tidak semua orang memiliki rasa optimis terhadap mimpi-mimpi mereka. Kadang, ada yang minder terhadap kemampuannya sendiri. Ada juga yang mentalnya jatuh sebab dipandang sebelah mata oleh sekelilingnya. 


Lantas bagaimana harusnya kita bersikap? Bukankah imajinasi itu adalah energi yang menggerakkan? Hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah dengan meyakini sepenuh hati semua yang kita imajinasikan atau impikan. Jangan biarkan omongan orang lain melemahkan spirit kita untuk berkarya, bekerja, dan mewujudkan semua impian yang telah dibayangkan dan dituliskan. Terus berjalan ke depan, sebab imajinasi yang kita miliki akan merangsang kemajuan.


Tidak akan pernah ada penemuan telepon genggam, pesawat terbang, kapal selam, mobil, kereta api, internet, dan semacamnya di dunia ini tanpa adanya keberanian orang-orang besar untuk berimajinasi. Penemuan-penemuan penting dalam sejarah peradaban dunia sejatinya dimulai dari mereka yang berimajinasi. Orang-orang semacam itu biasanya adalah generasi pencetus. Bukan generasi yang hanya bisa mewarisi hasil peradaban sebelumnya. 


Mereka (para penemu, pen) selalu memiliki rasa keingintahuan dan semangat belajar yang tinggi. Hati dan pikirannya bergejolak untuk mempersembahkan sesuatu yang berharga bagi peradaban manusia. Saat ini, kita tinggal menikmati hasil karya mereka. Contoh sederhananya, bayangkan saja, bagaimana jadinya dunia ini tanpa adanya listrik, lampu, internet, handphone, dan semacamnya. Penemuan-penemuan itu menjadikan hidup manusia lebih mudah. Kecanggihan teknologi komunikasi, Informasi, dan transportasi menjadikan hidup lebih efektif dan efisien.


Maka dari itu, sudah saatnya kita menganggap bahwa imajinasi memiliki kekuatan tersendiri. Dengan memvisualisasikan masa depan, kita akan lebih bergairah untuk mewujudkannya. Selain itu, tak kalah penting lagi, kita harus yakin betul bahwa kita memiliki Allah SWT yang Maha Kuasa. Artinya, tidak ada yang tidak mungkin untuk dicapai selama kita melibatkan Allah yang Maha Besar. Kekuatan imajinasi dibarengi dengan kekuatan doa akan menghasilkan perubahan besar dalam hidup kita. Dengan catatan kita harus tetap bergerak alias berikhtiar untuk mewujudkannya.


Jangan hanya menjadi generasi yang pasif. Artinya tetap wajib proaktif untuk mewujudkan mimpi satu per satu. Jika gagal, bangkit lagi. Jika gagal lagi, tetap bangkit lagi. Terus bangkit hingga jatah kegagalan habis. Sebab, kegagalan itu sendiri sejatinya adalah pembelajaran. Kegagalan hanyalah jalan memutar untuk menuju kesuksesan.


Sekali lagi, mari beranikan diri untuk berimajinasi. Kita berhak untuk menjadi seperti apapun yang kita inginkan di masa depan. Allahu Akbar. 


Oleh: Muhammad Aufal Fresky*


Selasa, 14/2/2023

10.52 WIB


Robusto Coffe, Kota Malang



1 komentar:

  1. Super sekali, semoga apa yg di imajinasi kan oleh kita semua hal yg baik2,

    BalasHapus

Featured Post

Pelestarian Batik Madura Butuh Regulasi Terarah

  Sejak beberapa tahun terakhir, saya  bergelut di bidang usaha batik tulis Madura. Selain karena dukungan keluarga, faktor lingkungan juga ...